Wednesday, November 10, 2010

Rumput Hias

Rumput hias ini sebenarnya rumput biasa, namun dilihat dengan cara yang tak biasa.


Tampak seperti di mana... gitu. Terserah Anda mau membayangkan apa dan di mana. Yang jelas, pemandangan indah ini hanya tapak oleh keluarga belalang atau ulat yang bertapa untuk jadi kupu-kupu.

Kenapa begitu? Karena cara pandang manusia mempersempit makna. Akan melihat rumput ini hanya sebagai gulma. Tanaman pengganggu yang harus dienyahkan.

Berbeda dengan belalang dan ulat. Bagi mereka, inilah kesempatan mereka mengulur umur. Daun hijau lengkap dengan bening tetes embun, adalah secuil surga yang Tuhan turunkan untuk mereka.

Sayang, manusia makhluk egois. Seperti aku sendiri, yang hampir saja mencabuti rumput-rumput di depan rumahku ini. Untung aku segera mengurungkan niat. Sebenarnya lebih karena malas. Tapi supaya lebih berkesan cinta alam, kubuat saja alasan:

Ini rumput bukan sembarang rumput. Inilah Rumput Hias. Tempat hidup keluarga belalang dan kupu-kupu.