Saturday, January 15, 2011

Zebi dan Aku


Entah sudah berapa abad sejak perjumpaan pertamaku dengan Zebi.

Awalnya, jaim, cuek, dan egois adalah gelar yang disematkannya padaku. Ya memang...

Sebaliknya, kuanggap Zebi aneh, berisik, labil, gak waras, lebai...

Namun seiring putaran bumi, ternyata kami jadi teman dekat. Rasanya baru kemarin. Dan besok dia akan pergi...

Ibukota akan memisahkan kami. Sampai jumpa di Taman Intan Nginden sepuluh tahun lagi...