Thursday, April 14, 2011

Membunuh Waktu

Bermacam-macam cara membunuh waktu.

Berbagai macam cara manusia memandang berkah Tuhan yang bernama waktu. Seperti yang banyak orang Surabaya lakukan di malam hari.

Dunia malam Surabaya begitu variatif. Dari kelas elite hingga kelas kambing. Kelas ini menentukan dan ditentukan oleh tebal tipisnya kantong. Sudah barang tentu siapa saja yang mengisi kelas-kelas ini sangat mudah dikenali dari bagaimana cara mereka "membunuh waktu".

Seperti yang teman saya lakukan. Andria namanya. Cucu dari seorang warok terakhir di kampungnya. Sejak perubahan statusnya dari mahasiswa menjadi pengangguran, kini ia lebih rajin nongkrong di warung kopi. Tujuannya pasti, mengusir sepi sambil menunggu hari berganti.

Sudah lupakah kita bahwa waktu takkan berulang kembali.